Friday, July 17, 2009

Syarat Menjadi Tuhan

dalam kehidupan bermasyarakat, banyak kita jumpai orang-orang yang mengaku memiliki kelebihan yang berbeda dari orang lain, namun sebenarnya kelebihan itu justru merupakan kelemahan yang tidak mereka sadari, dan akan membawa kepada kesesatan yang dapat mengantarkan siapa saja pengikutnya kedalam neraka jahanam. sebut saja mama lauren, seorang yahudi yang mengaku dapat meramal masa depan seseorang, bahkan masa depan suatu bangsa. tak heran banyak masyarakat kita lebih memilih mama lauren sebagai alternatif untuk meminta pertolonganan, bantuan, dan saran, serta nasihat-nasihat yang terbaik bagi dirinya. tidakkah kita melihat telah mutlaknya di masyarakat kita suatu pemikiran yang primitif, jahil, lagi sesat. nasihat-nasihat alim ulama tidak lagi didengar, idola mereka beralih dari muhammad saw menjadi mama lauren, dedy corbusier, dan tokoh-tokoh semisalnya.
saudaraku yang mudah-mudahan di muliakan oleh Allah swt. tidak menutup kemungkinan perlahan demi perlahan tokoh-tokoh yang saya sampaikan diatas merupakan cucu-cucu firaun yang aktif di masa kini. yang sadar atau tidak sadar memalingkan tujuan manusia untuk hanya menyembah Allah saja !!!. dan apabila demikian adanya marilah kita segera bangkit dan sadar dari serangan-serangan semacam ini. bukankah tidak sedikit dari masyarakat kita yang secara dzahir mengaku dirinya islam, namun secara pemikiran, perbuatan, serta amalan justru cenderung kepada hal-hal yang demikian. Allah swt berfirman "Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan) "Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu. Kami lah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat, di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta" [QS. Al Fushshilat ayat 30-31]
dan bagi mereka yang menganggap sebagian manusia dapat menyamai Allah dalam hal keEsaan, merasa dirinya pantas disebut Tuhan selain Allah, maka berikut kriteria-kriteria yang wajib mereka miliki bila ingin disebut Tuhan..
1. Disthing (berbeda dari mahlukNYA)
Allah swt berfirman "(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat" [QS Asy Syura ayat 11].
telah jelas ayat diatas menggambarkan kebesaran Allah swt yang telah menciptakan mahlukNYA dengan sempurna tanpa kurang sesuatu pun. saudaraku seiman dan seakidah, DIA bukanlah manusia seperti kebanyakkan kaum yahudi dan nasrani yang menganggap nabi Isa as adalah Tuhan seluruh alam, juru selamat, dan penebus dosa bagi umat manusia. namun ia hanyalah manusia biasa yang Allah utus di tengah-tengah bani israil untuk menyampaikan amanatnNYA, yaitu tauhid. pernahkah terpikir oleh kita betapa begitu mulianya Allah swt jika dilahirkan oleh seorang wanita layaknya nabi Isa as yang harus melalui proses yang begitu panjang untuk disebut sebagai "Tuhan". harus melalui rahim seorang ibu, dirawat dan dibesarkan, serta haruskah pula di makamkan pada saat menjelang ajalnya ? lalu jika kita menemukan manusia yang lebih baik dari Isa, apakah pantas pula kita menjadikannya sebagi Tuhan ? dan jika ada seribu manusia yang lebih baik dan lebih baik dari itu, apakah pantas pula kita menjadikan mereka sebagai Tuhan ?. Allah swt berfirman dalam kitabNYA "Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putra Maryam". Katakanlah: "Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putra Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi semuanya?" Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang di antara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu". [QS Al Maaidah ayat 17].
saya pikir semua yang terpapar diatas telah lebih dari cukup dan mampu menyita waktu kita untuk berfikir sejenak, bahwa tidaklah pantas bagi manusai yang memiliki berbagai sifat dan pribadi yang kurang untuk disandarkan bersama Allah swt dalam hal apapun. karena DIA sangatlah berbeda dari mahlukNYA dalam segala hal. Allah swt berfirman "Hai manusia, sembahlah Tuhanmu Yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa. Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui". [QS Al Baqarah ayat 21-22]. lalu sudahkah kita termasuk dalam kriteria yang satu ini ?
2. Unique (Unik)
yang ke dua adalah unik. Allah swt berfirman "Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia". [QS Al Ikhlash ayat 1-4]
adakah di dunia ini yang sanggup mengurus ribuan, jutaan, bahkan miliaran urusan dalam waktu 24 jam ? yang segala sesuatu baik mahluk bernyawa atau tidak bernyawa, baik yang nyata maupun yang gaib bergantung padaNYA ? (Lahaulla wallaquwattaillabilla). jika menjadi guru saja kita sudah di subukan dengan tugas-tugas yang begitu melelahkan, menyita perhatian, tenaga dan pikiran, maka sanggupkah kita menyamaiNYA dalam hal kemampuan ? jika kita di lahirkan oleh seorang wanita yang memiliki seorang suami, yang suami tersebut merupakan ayah kita, lalu lengkaplah ia disebut sebagai sebuah keluarga, yang satu sama lain saling mencintai dan dicintai, serta saling membutuhkan, maka DIAlah yang dzat yang maha hidup, yang tidak membutuhkan mahlukNYA dalam segala urusan, yang tetap mulia walupun mahlikNYA tidak kenal siapa Tuhannya. Allah swt berfirman "Kalau sekiranya Allah hendak mengambil anak, tentu Dia akan memilih apa yang dikehendaki-Nya di antara ciptaan-ciptaan yang telah diciptakan-Nya. Maha Suci Allah. Dia-lah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan". [Az Zumar ayat 4]

3. Absolute (kekuasaanNYA mutlak, tanpa batas)
Allah swt berfirman "Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah berserah diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan". [QS Ali Imran ayat 83]
apa yang kita lakukan apabila bertemu dengan majikan kita ? tentu menampilkan sikap yang terbaik di hadapnnya, bagaimana jika kita bertemu dengan seorang gubernur ? tentu akan berusaha menjabat tangannya, dan bagimana jika kita bertemu dengan seorang kepala negara ? tentu akan berusaha memeluknya. tak dipungkiri bahwa usaha kita yang terpapar diatas merupakan wujud untuk menampilkan yang terbaik di hadapan seorang manusia, yang tak memiliki daya dan upaya, yang dzalim lagi lemah, dan masih banyak kekurangan yang membuat tak satupun yang dapat dibanggakan !!, lalu sejauh manakah upaya kita untuk mempersiapkan diri bila bertatap muka di hadapanNYA ?. saudaraku seiman dan seakidah, Allah is Universe, yang menguasai seluruh alam, jiwa, dan apapun yang nyata dan yang ghaib. tidaklah sesuatu itu berjalan sesuai fungsinya, jika tidak ada rahmat dan izin dariNYA Allah swt berfirman "yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan (Nya), dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya". [QS Al Furqaan ayat 2]. lalu sudahkah kita memenuhi kriteria-kriteria diatas untuk layak dikatakan sebagai Tuhan ? jika tidak maka, cukuplah Allah menjadi penolong, pembimbing, dan tempat kita memohon, dalam suka maupun duka. Allahu ta'ala alam []

1 comment:

  1. Don't to be someone . . .
    but what you are . . .
    do everything
    with you perfect

    ReplyDelete